Sekolah Laskar Pelangi, Sekolah Perjuangan: Edisi Maluku

solidaritasKetika kita mendengar bahwa untuk masuk ke perguruan tinggi negeri di Jogja atau swasta, seorang calon mahasiswa harus menyetor uang lebih dari 20 juta, tentu akan miris bila melihat kenyataan di daerah pedalaman sana (Maluku) masih ada sekolah dasar yang (mohon maaf) kondisinya tidak layak disebut sekolah.

Saya tidak tahu apakah kondisinya sama sekolah dengan yang dulu saya posting 

Ketika salah satu perguruan tinggi dengan gagahnya membangun gedung perkuliahan dengan fasilitas mewah, berAC, pengaman ketat, bahkan parkirpun harus bayar, mungkin berbanding terbalik dengan kondisi lain diluar sana.

Ini adalah posting saya yang kedua sebagai rasa solidaritas blogger untuk dunia pendidikan Indonesia.

sekolah laskar pelangi Maluku

Inilah sedikit potret suatu sekolah di daerah Maluku yang kondisinya memprihatinkan baik dari sisi bangunan maupun murid dan guru-gurunya. Saya cuplik dari postingannya mas Gempur berdasarkan cerita dari salah satu blogger Maluku Almascatie

“Agak jauh mas, sekolah ini terletak di atas pegunungan, butuh pendakian untuk mencapai sekolah ini, di sekolah ini gurunya cuman satu, bahkan kalau mereka mau ujian juga harus berjalan kaki puluhan kilo meter untuk ujian, dan diatas juga gak ada SMP atau sma, hanya SD ini saja”

Bisa membayangkan betapa susah payahnya mungkin seorang murid untuk mencari ilmu, belum kalau hujan harus mendaki gunung.

Sedikit mengingatkan saya ketika waktu kecil dulu hidup di daerah Bunisari, Desa Cikondang Kecamatan Cisompet Kabupaten Garut, dimana mau sekolah SMP harus jalan kaki lebih dari 5 KM karena tidak ada angkutan, tidak ada motor. Namun beruntung karena PEMDA Garut sudah melaksanakan pembangunan selama hampir 25 tahun sehingga sekarang Fasilitas Umum sudah komplet.

Karenanya melalui sedikit postingan ini mungkin bisa mengingatkan pihak berwenang untuk bisa adil dalam pembangunan khususnya dunia pendidikan kita. Kita mungkin sering mendengar bahwa alokasi dana pendidikan 20%, namun silahkan tanya, dimana penyebaran yang 20% tersebut.

Apakah kita  tetap akan terus membangun fasilitas mewah di PT dengan mengeruk uang dari calon siswa sementara diluar sana butuh lindungan untuk belajar yang layak.

Semoga menggugah kita semua untuk pendidikan yang lebih baik

Untuk foto-foto lengkapnya silahkan baca http://aci.detik.travel/readfoto/2011/12/04/131221/1782088/1275/2/cita-cita-calon-pemimpin-manusela

image : hidup-teguh.blogspot.com & aghofur.com

 

 

2 Responses

  1. dHaNy 5 years ago
  2. windu 5 years ago

Add Comment

Anti-Spam Quiz: