“Sanden bergoyang” bikin cemar Bantul saja

 Suka-suka

“Sanden bergoyang”

Barusan saya membaca status di facebook yang dikirim oleh seorang teman tentang pencemaran di bantul, eh saya pikir itu pencemaran lingkungan, karenanya saya terbersit untuk investigasi, tetapi tidak tahunya waduh ada pencemaran social rupanya.

“Sanden bergoyang” , “Video Sanden bergoyang”

itulah yang saat ini lagi heboh ternyata. Waduh saya kaget juga ketika saya membaca di Kompas.com tentang Video Asusila seorang pelajar di Bantul.

Saya sangat kecewa sekali dalam hal ini sebagai warga asli mbantul, bukannya terkenal karena prestasi namun karena sebuah video asusila. Walapun hal ini masih dalam tahap penyelidikan sebagaimana yang disebutkan dalam kompas.com, namun tentu saja sudah berimage tidak baik .

Saya prihatin  juga jika nama Gorontalo bisa sukses karena aksi Briptu Norman Kamaru, lantas kemudian Bantul, Sanden khususnya malah terkenal karena video asusila.

Karenanya saya berharap aparat segera menuntaskan kasus video asusila ini agar tidak terus menyebar dan berharap juga dari blogger-blogger untuk tidak menampilkan video sanden bergoyang yang bisa di download agar generasi muda khususnya di Bantul tidak terjerumus pada perbuatan yang sama.

Semoga menjadi pelajaran kita semua

Author: 

3 Responses

  1. hanif mahaldy10/05/2011 at 10:24 PMReply

    iya, lagi marak juga di koran lokal kayak harian jogja dan KR mas, kalau anak-anak muda lagi heboh ‘bergaya’ dibadikan lewat gadget2 gitu.

  2. Alam14/05/2011 at 8:58 PMReply

    wah.. jaman sekarang apa2 divideoin.. auh.. :cd

  3. rojikin05/04/2012 at 2:28 PMReply

    Sanden? Nama tempat atau nama kesenian mas??

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz: