Nikmat itu bernama “SAKIT”

Walaupun cuma terserang flu dan batuk dalam dua hari ini, namun tidak ada aktifitas yang saya lakukan selain istirahat. Badan dingin rasanya dan batuk terus-menerus, berharap bisa sedikit ngeluarkan keringat, sampai tidur harus memakai jaket dan selimut, apa daya….. penyakit flu terlanjut masuk ke badan.

Namun,  Alhamdulillah walau belum full 100% fit dan masih sedikit batuk, Allah maha Besar dan Pemurah lagi Penyayang dengan memberi nikmat sehat hari ini dah bisa kembali beraktifitas memulai tugas rutinitas di kantor seiring tugas yang menanti dan juga aktifitas nge-blog.

Sebuah Peringatan

Manusia di ciptakan Allah dengan segala akal dan pikirannya. Dengan akal dan pikiran itu karenanya ada usaha yang membuat manusia mempunyai ilmu, harta yang banyak, dan materi yang lain yang kadang membuat manusia lupa akan Tuhannya. Namun ketika sakit, semua seakan tidak ada artinya, yang diinginkan hanyalah sehat. Ketika itu kita sadar bahwa ilmu, harta, nikmat materi kadangkala menjauhkan kita pada Allah SWT dan sakitlah yang membuat kita baru ingat.

Kadangkala kita baru berfikir , apakah yang telah kita lakukan atas tubuh kita yang sehat sebelum sakit ini? Dan baru kita ingat, ada perbuatan-perbuatan kita yang tidak baik yang kita buat semasa kita sehat.

Ada pepatah berkata:

“Hanya orang yang miskin tahu nikmat kekayaan, hanya orang sakit tahu nikmat kesehatan”

Allah SWT berfirman:

Tiada sesuatupun bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu bergembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi menyombongkan diri. (Al-Hadid:22-23)

Teringat jadinya dengan salah satu judul lagu dari Raihan  ‘ingat 5 perkara sebelum 5 perkara’, salah satunya adalah ’sehat sebelum sakit’. di kala sehat, kita jarang menyadari bahwa sehat itu adalah anugrah yang sangat besar, kita baru merasakannya sesudah sakit. Betapa sakit itu membuat segala sesuatu itu menjadi tidak nyaman. Karenanya perlu menjaga kebersihan lingkungan untuk kesehatan.

Namun, yakinlah bahwa dengan sakit, kita masih diperhatikan oleh Allah SWT. Sakit yang kita rasakan, mudah-mudahan menjadi berkah, menjadikan kita tambah kuat, tambah menghargai apa arti sehat, semoga semakin disayangi oleh Allah SWT dan  menjadi lebih sabar dan lebih mendekatkan diri kepada Illahi Rabbi, amin