“lingkungan bersih”

 Lingkungan

lingkungan bersih“Lingkungan Bersih” merupakan harapan kita semua warga bumi ini. Dengan lingkungan yang bersih tentu akan berdampak baik pula pada kuaitas hidup kita masing-masing. Tapi apakah mudah mewujudkannya? Sepertinya akan banyak hal yang kita dapatkan ketika berbicara mengenai kebersihan lingkungan.

Kebersihan Lingkungan tidak akan lepas dari namanya “sampah”. Fenomena  “gunung sampah” pernah melanda beberapa tempat waktu yang lalu. Ketika TPA Lewi Gajah tidak bisa menampung sampah lagi, Jalanan Kota  Bandung dipenuhi sampah yang bercecer dipinggir jalan. Begitu juga Kota Jakarta yang sampai hari ini masih berkutat mencari solusi untuk mengalihkan pembuangan sampah dari Bantar Gebang. Di Jogjakarta ku ini juga sepertinya perlu mulai dipikirkan ketika TPA Sampah yang ada di Piyungan Bantul tidak lagi mampu menampung sampah .

Pemerintah Pusat sendiri telah mengatur bagaimana pengelolaan sampah dilakukan, hal ini dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.  Dalam aturan tersebut diatur mengenai hak dan kewajiban kita dalam pengelolaan sampah. Salah satu kewajiban kita yang tertuang dalam pasal 12 ayat 1 adalah Setiap orang dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga wajib mengurangi dan menangani sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan, itu artinya kalau kita tidak mengurangi sampah kita akan mendapatkan sanksi.

Pertanyaannya seberapa efektifkan aturan ini?

Instanly Cleaning


Bener ga ya ga judul diatas? Maksud saya ketika bicara kebersihan lingkungan, gaya instan sepertinya masih melekat di masyarakat kita. Ketika saya dan rekan tempat kerja melakukan evaluasi kampung hijau ada sebagian tempat yang kami evaluasi, pengelolaan kebersihan dilakukan system “kebut selamam” kok kayak mau ujian semesteran ya! Artinya kesadaran masyarakat dalam kebersihan lingkungan masih dicerminkan pada “siapa yang akan hadir”, atau akan mau lomba kebersihan jadi harus bersih-bersih. Padahal mestinya hal itu dilakukan secara terus menerus tanpa imbalan juara atau apapun karena kebersihan merupakan hal pokok dalam hidup kita.

Satu lagi saya contohkan, ketika kita ditempat kerja sering mendapatkan tempat2 yang kurang bersih, namun ketika ditanya tanggung jawab siapakah ini, seharusnya kan siapa saja yang ada disitu punya andil membersihkan. Namun banyak yang menjawab “ itu kan tanggung jawab cleaning service”

Dalam Islam kita diajarkan untuk selalu menjaga kebersihan karena “Kebersihan sebagian dari Iman”. Hal itu tercermin dari keharusan kita untuk selalu bersuci melalui wudlu agar selalu suci dari kotoran yang melekat pada kita.

Nah akhirnya kembali pada kesadaran diri kita masing-masing untuk selalu menjaga kebersihan mulai dari diri kita dan lingkungan.

Sedikit kampanye :

  1. Mari kita jaga bumi ini dengan kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan mulai dari diri kita, mulai dari sekarang.
  2. Kurangi sampah sebisa mungkin.

Semoga bermanfaat

Author: 

36 Responses

  1. joe10/12/2010 at 7:46 AMReply

    jadi ingat petuah guru saya waktu sd, bersih itu sehat …

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 12:56 AMReply

      Insya Allah gan!

  2. Sebuah Tips10/12/2010 at 10:07 AMReply

    Yuk kita mulai dari diri sendiri dulu :D

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 12:57 AMReply

      Betul Gan! :thumbup

  3. M Mursyid PW10/12/2010 at 11:38 AMReply

    Kampanye seperti ini memang harus terus dilakukan agar kebersihan menjadi bagian budaya bangsa kita.

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 12:58 AMReply

      Jangan jgagake (jawa)kan Pak! Paling tidak berusaha memberikan edukasi buat anak-anak untuk selalu hidup bersih

  4. intanainie11/12/2010 at 3:42 AMReply

    setujuuuu…….. paling gak betah klo liat lingkungan, terutama rumah yg bertaburan sampah(mending klo bertaburan berlian) :alay
    disiplin dlm hal segala hal terutama kebersihan, wajib itu…
    klo bukan kita, siapa lagi… ^^kyk iklan apa y?? :bingung:

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 12:41 PMReply

      ya harus disiplin, dimulai dari kita sendiri. Makasih kunjungannya semoga bisa selalu silaturahmi

  5. andi sakab11/12/2010 at 4:15 AMReply

    perlu kesadaran sendiri supaya ersih itu bisa terwujud. kembali lagi ke faktor kebiasaan kalo gitu :)

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 12:42 PMReply

      seperti blogging, ketika terbiasa menulis maka akan mudah menulis, karenanya menjaga kebersihan memang harus dibiasakan

  6. Udin Hamd | Blogger 2 Inchi11/12/2010 at 5:27 AMReply

    Bicara tentang Kebersihan, tadi teringat program 5S Yang diterapkan oleh perusahaan.
    Kebersihan masuk S Urutan ketiga. Yaitu Sasap.

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 12:43 PMReply

      maksudnya apa tuh mas? bahasa mana?

  7. Udin Hamd | Blogger 2 Inchi11/12/2010 at 5:29 AMReply

    Oia, sy perhatikan jam di blog ini gak sesuai dgn kenyataan. Setting dong mas boz. . .haha

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 12:40 PMReply

      weit, iya ya, makasih mas dah dikoreksi, sudah saya seting :malu2

  8. adetruna11/12/2010 at 1:29 PMReply

    hrsnya dinas kebetsihan baca tulisan ini….terimakasih sdh mengingatkan.

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 9:45 PMReply

      Yang penting buat diri sendiri aja mas, membiasakan untuk selalu menjaga kebersihan

  9. FOUR DREAMS11/12/2010 at 2:06 PMReply

    kunjungan perdana sob, izin follow yaaa, ditunggu follow backnya

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 9:46 PMReply

      siip gan! :thumbup

  10. lozz akbar11/12/2010 at 2:25 PMReply

    Sebenarnya itu bukan sampah Mas Tony. tapi sesuatu yang kita enggak bisa memanfaatkannya. Jadi ya gitu deh dianggap sepele.

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 9:47 PMReply

      Yup mas, setuju tapi memang justifikasinya demikian, sebenernya yang ga bisa diolah sama sekali baru namanya sampah, Nuwun koreksinya

  11. budies11/12/2010 at 2:28 PMReply

    terina kasih kunjungannya di blog saya, semoga yang bersih sampai ke hati kita, salam dari kalimantan tengah

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 9:48 PMReply

      Makasih juga kunjungan baliknya, semoga tetep dijalin silaturahminya

  12. Prima11/12/2010 at 9:23 PMReply

    bukan nyombong ya mas, saya semenjak pulang dr negeri nun jauh disono, saya selalu “gak sanggup” buang sampah sembarangan, selalu saya simpan di tas, sampe nemu tong sampah :) sudah biasa… salam kenal…

    • Author

      mas tony11/12/2010 at 9:50 PMReply

      memang harus begitu mas, paling tidak memberikan contoh yang baik, saya juga baru belajar dari rekan-rekan yang dah ke Jepang, tentang kesadaran membuang sampah

    • Phone Blog12/12/2010 at 1:06 PMReply

      karena mgkn kalau di luar negeri, kita harus taat peraturan ya mas?
      kalau di indonesia keliatannya malah ada semboyan “peraturan dibuat untuk dilanggar”
      hehehe

      • Author

        mas tony12/12/2010 at 9:46 PMReply

        akhirnya saya tidak bisa komentar banyak kalo sudah begini

  13. tomi12/12/2010 at 1:02 PMReply

    Mari kita jaga bumi ini dengan kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan mulai dari diri kita, mulai dari sekarang. Kurangi sampah sebisa mungkin.

    harus ditanamkan sejak dini dan kita juga harus melakukannya pak..
    saya sudah mulai mencoba buang sampah pada tempatnya jg hehehe

    • Author

      mas tony12/12/2010 at 9:52 PMReply

      saya coba praktekan dirumah mas, dengan coba pemilahan sampah.
      Tapi kalo jalan ke malioboro kayaknya tempat sampahnya juga kurang ya!

  14. eser12/12/2010 at 10:03 PMReply

    sayangnya didaerah saya belum tersedia TPA… Padahal dulu gencar-gencarnya dikumandangkan untuk pembangunan TPA modern… Tapi kelihatannya proyeknya ngga berjalan sebagai mana yang diharapkan (pekerjaan nya tidak dilaksanakan sampai selesai)…
    Perencanaan yang kurang matang yang berakibat dari pemborosan APBD :-(
    Mudah-mudahan pemimpin yang akan dilantik esok lusa bisa memperhatikan hal ini

    • Author

      mas tony13/12/2010 at 8:10 AMReply

      Disini juga ada bro yang pengerjaannya belum maksimal untuk bangun TPA baru, ya begitulah kalo perencananya mengejar setoran mulu hehe

  15. TuSuda16/12/2010 at 4:47 PMReply

    jika peraturan ini bisa ditegakkan dengan tegas maka kita bisa menyelamatkan lingkungan dan kelestarian bumi pertiwi.

    SALAM hangat dari Kendari. 8)

    • Author

      mas tony17/12/2010 at 8:15 AMReply

      setuju bli, namun kok sepertinya masih sulit menegakan aturan bidang lingkungan, sebut saja kasus newmont bagaimana endingnya

  16. belajar bahasa inggeris13/10/2011 at 4:46 AMReply

    belajar bahasa inggeris…

    [...]lingkungan bersih[...]…

  17. seattle organic seo24/01/2012 at 11:11 AMReply

    Related……

    [...]just beneath, are numerous totally not related sites to ours, however, they are surely worth going over[...]……

  18. lingkungan bersih « ihwaldi27/02/2012 at 6:43 PMReply

    [...] Bersih”merupakan harapan kita semua warga bumi ini. Dengan lingkungan yang bersih tentu akan berdampak [...]

  19. “Lingkungan B… | vinameiwilda01/04/2012 at 5:29 PMReply

    [...] Bersih” merupakan harapan kita semua warga bumi ini. Dengan lingkungan yang bersih tentu akan berdampak [...]

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz: