Bertawakkal kepada Allah

 Motivasi

Bertawakkal kepada Allah Subhanahu wata’ala mungkin itu kata yang tepat untuk kita lakukan di tengah bencana alam yang menimpa kita. Bagaimana tidak belum lagi selesai dengan banjir bandang yang menimpa Wasior , Gempa dan tsunami terjadi di Kepulauan Mentawai dan berbarengan dengan itu Gunung Merapi meletus. Subhananllah. Tidak sedikit korban jiwa yang menyertainya , belum lagi pemberitaan di media massa banyak yang menyebutkan bahwa ada beberapa gunung api yang mulai menunjukan peningkatan status.

Banyak tenaga ahli yang menyebutkan bahwa memang kita di Indonesia ini ditakdirkan berada di daerah rawan bencana terutama gempa. Karenanya apa yang harus kita lakukan? Saya tidak tahu apakah anda sependapat dengan saya. Yang kita lakukan hanyalah berserah diri kepada Allah. Kalaupun kita mau menghindar dari bencana yang melanda negeri ini, kemanakah kita akan lari?

Bagimana dengan penguasa negeri ini? Ditengah bencana yang melanda negeri ini tentu banyak pendapat, kritikan yang tajam kepada pemerintah mengenai ketidak becusan pemerintah dalam menangani bencana yang silih berganti tersebut. Pemerintah dinilai lamban memberikan penanggulangan, sebagai contoh dengan tidak berfunfsinya early warning system di Mentawai dan evakuasi warga merapi sehingga timbul korban jiwa, Namun apakah hal tersebut  memang kesalahan pemerintah / penguasa belaka?

Sesungguhnya kita sebagai manusia tidak mampu untuk menentang musiibah yang menghinggapi kita dan manusia tidak mampu menolak bencana karena kita diciptakan sebagai makhluk yang lemah dan hanya dengan bertawakkal kepada Allah lah kita menjadi kuat, sebagaimana  Allah berfirman  dalam QS al Maidah  :23  yang artinya

“ Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakkal jika kamu benar-benar orang beriman” .

Karenanya apakah yang akan kita perbuat dengan berbagai musibah yang melanda kita semua anak negeri Indonesia tercita ini kalo tidak bertawakkal kepada Allah, mari kita jadikan moto dan syiar hidup kita :

“ Hasbunallah wanikmal wakil” , karena  “hanya Allah yang bisa menjadi pemberi petunjuk dan penolong kita semua” QS al-Furqan : 31.

“Ketika engkau merasa perlindungan Allah selalu menyertaimu maka tidurlah, karena semua  perkara pasti terselesaikan”

Semoga bermanfaat

Author: 

16 Responses

  1. lawang01/11/2010 at 7:10 AMReply

    artikel yg sangat bermanfaat kang,,,,

    memang manusia sering lupa bahwa hanya kepada Tuhanlah kita bertawakal.. salam dan sukses selalu

    • Author

      mas tony01/11/2010 at 7:24 AMReply

      cuma penguasa negeri ini terutama “yang terhormat” kayaknya ga ada pedulinya sama sekali, plesiran aja tuh

  2. ismail01/11/2010 at 7:17 AMReply

    yang perlu diingat dan dicamkan, bahwa Tawakal itu aktif ga pasif :thumbup

    • Author

      mas tony01/11/2010 at 7:25 AMReply

      betul bos…. ane setuju itu

  3. wiwid_shaqilla01/11/2010 at 7:28 AMReply

    sips dah… :angel

  4. Ryan01/11/2010 at 10:12 AMReply

    sangat motivatif mas… memang kita harus selalu bertawakkal
    *btw permalinknya kok postname/date ?

    • Author

      mas tony02/11/2010 at 6:15 AMReply

      saya merubah permalink untuk mencoba SEO,namanya juga baru belajar semoga berhasil

  5. Nurul Azis01/11/2010 at 1:37 PMReply

    Betul sekali. setiap keinginan kita yang kita usahakan dengan keras, pada akhirnya harus kita serahkan kembali kepada Allah. Bertawakal setelah berikhtiar…

    • Author

      mas tony02/11/2010 at 6:15 AMReply

      memang harus didahului dengan ikhtiar mas

  6. Bang Dje03/11/2010 at 6:25 AMReply

    Ini masalah mendasar yang sering terlupakan. Kalau tidak kepada Allah lalu kita akan bergantung kepada siapa lagi. Mau minta tolong kepada siapa kalau bukan kepada Pemilik alam semesta ini ?

    • Author

      mas tony04/11/2010 at 1:50 AMReply

      semoga kita termasuk golongan orang-orang yang selalu mengingat Nya.

  7. Fadly Muin03/11/2010 at 7:20 AMReply

    Mas Tony, Artikelnya memperingan beban di hati nih..

    pasrah dan berserah diri dengan benar-benar polos di hadapan Allah, membuat kita terasa kehilangan keseimbangan. bobot tubuh serasa berkurang sepersekian %

    saya pernah merasakan itu, ketika harus mengikhlaskan sekian juta rupiah yg semestinya jadi milik saya.

    disaat tidak rela, hatiku jadi gelisah dan di penuhi amarah. beda ketika saya mengikhlaskannya, langkah kaki terasa ringan mas..

    • Author

      mas tony04/11/2010 at 1:53 AMReply

      Memang benar mas, kalo kita benar-benar pasrah kepada Allah, insya Allah jadi ringan persoalan yang kita hadapi

  8. ada-akbar.com03/11/2010 at 3:06 PMReply

    mantap abies. .deh

    Smga kita digolongkan menjadi orang yang bertawakkal. ..

  9. Catatan Affiliate Marketting04/11/2010 at 5:23 PMReply

    Segala Galanya milik ALLAH SWT……

  10. Jtosme Movie13/05/2011 at 6:08 PMReply

    Tks…

    This information really helped me, I am sharing with a few friends….

Leave a Reply

Anti-Spam Quiz: